Teliga Berdengung

telinga berdengungTinitus adalah gangguan telinga berdengung, desah atau sejenis lain akibat kebisingan yang berasal dari kepala atau telinga. Telinga berdengung bukan bagian dari penyakit serius, karena telinga berdengung pada akhirnya dapat terselesaikan. Di Indonesia sendiri telinga berdengung tidak banyak diderita, namun di Amerika hampir sekitar 36 juta orang menderita gangguan telinga berdengung akibat dari kebisingan akan lingkungan perkotaan di Amerika.

Telinga merupakan organ tubuh manusia yang memiliki peran dalam menyeimbangkan tubuh. Ketika telinga merasa berdengung akan kebisingan suara, dapat teratasi ketika penderita memasuki suatu ruangan yang kedap suara, sehingga suara bising yang mengganggu telinga dapat berkurang. Terkadang kita tidak menyadari kebisingan akan suara, suara dan getar handphone, sering menggunakan headset terlalu lama ketika mendengarkan lagu, menelepon dalam waktu yang lama dan panjang, kotoran telinga yang menumpuk di dalam, kesalahan dalam membersihkan telinga dengan menggunakan benda asing yang dapat melukai dan menginfeksi telinga, sehingga menghalangi suara yang masuk ke dalam telinga.

Pada kadar normalnya suara yang dapat terima telinga adalah 85 desible. Banyak penyebab yang mendasari telinga berdengung, seperti :

1. Cairan, infeksi atau penyakit di tulang telinga atau gendang telinga

2. Adanya kerusakan pada ujung mikroskopis saraf pada bagian pendengaran di bagian telinga dalam, umumnya penuaan yang umumnya disertai dengan penurunan saraf pendengaran jumlah suara tertentu yang masuk ke dalam telinga.

3. Paparan suara keras, seperti getar dan suara handphone yang terlalu dekat dengan telinga, suara keras dari senjata api dan seringnya mendengarkan musik dengan suara yang terlalu keras dan bising.

4. Efek samping dari penggunaan obat yang berhubungan langsung dengan saraf telinga

5. Sindrom meniere atau kumpulan kotoran atau cairan di telinga dalam

6. Terkadang telinga berdengung juga dapat diartikan sebagai gejala dari masalah serius seperti aneurisma atau tumor saraf akustik otak.

7. Telinga berdengung yang berhubungan langsung dengan irama atau detak jantung seseorang. Akibat aliran darah yang berjalan tidak normal pada arteri atau vena dekat dengan telinga dalam, tumor dalam otak yang mengganggu langsung pada saraf telinga bagian dalam.

8. Trauma kepala akibat kecelakaan atau benturan keras yang melukai telinga dalam seperti gendang telinga yang meradang.

9. Kemasukkan air ketika melakukan hobi atau kegiatan seperti berenang, menyelam dan kegiatan lainnya yang berhubungan langsung dengan air tanpa disertai dengan perlengkapan yang lengkap.

Gangguan telinga berdengung yang dapat dikatakan tidak cukup parah, seseorang masih dapat melakukan berbagai aktivitas seperti biasanya. Namun, hal yang harus diperhatikan di sadari telinga berdengung dapat timbul dan hilang kapan saja. Ketika telinga berdengung timbul, seketika suara yang ada disekitar tidak mampu ditangkap dan di dengar dan umumnya terjadi dalam jangka waktu lama. Oleh karenanya kurangi stress dan hindari kebisingan yang dapat mengganggu khususnya telinga bagian dalam.

Posted in Telinga Berdengung | Tagged , , , , , | 1 Comment

Penyakit Telinga Berdengung Tinnitus

Pernahkah Anda mengalami telinga Anda berdengung? Penyakit yang menyerang telinga dengan gejala telinga berdengung ini disebut dengan tinnitus. Penyakit telinga berdengung tinnitus ini ditandai dengan kondisi dimana telinga dengar bunyi bermacam-macam, misalnya seperti suara ombak laut, suara desing yang denging, dan suara daun yang bergemerisik. Hal ini bisa saja disebabkan karena flu atau pilek yang bisa menyumbat saluran dari telinga ke mulut. Infeksi yang terjadi pada alat-alat yang ada di dalam telinga, misalnya adalah radang selaput gendang dan juga radang telinga tengah. Radang yang terjadi selaput otak, penyakit jantung, dan juga pembuluh darah.

telinga-berdengung

Cara menanggulangi penyakit telinga berdengung tinnitus bisa dilakukan dengan pijat dan juga akupuntur telinga. Biasanya mereka yang mengalami masalah telinga berdengung. Mereka hanya mendengar dengungan disaat mereka sendirian, karena sebenarnya dengungan tersebut tertelan oleh keramaian yang terjadi pada sekitar Anda yang berada dengan orang-orang lain.

Penyebab lain dari penyakit telinga berdengung tinnitus adalah karena mendengar suara keras sepanjang hari atau malah setiap hari, luka yang terjadi akibat kecelakaan, kelainan yang terjadi di leher, infeksi yang terjadi di telinga, tuli atau tidak mendengar, dan Meniere’s disease yang bisa menyebabkan penyakit vertigo, mual dan akan kehilangan pendengarannya.

Tidak ada obat untuk penyakit telinga berdengung tinnitus, namun cobalah untuk mengonsumsi ginkgo biloba, karena tanaman herbal ini bisa membantu untuk mengurangi gejalanya. Dan selain itu, ginkgo biloba mempunyai fungsi untuk relaksasi dan juga sebagai hipnoterapi yang bisa meredakan semua gejala. Dosis hariannya antara 120 sampai 240 mg. Zat yang terkandung di dalam ginkgo biloba ini bisa menjadi pemungut radikal bebas yang merupakan suatu pencegahan uatama dari berbagai penyakit, namun menimbulkan suatu efek yang bisa memberikan efek positif pada penurunan fungsi kognitif maupun juga kronis.

 

Posted in Telinga Berdengung | Tagged , , , , , | Leave a comment

Telinga Berdengung Gejala

telinga-berdengungTelinga berdengung seperti ada air yang tidak bisa keluar atau terasa penuh seperti ada angin yang tidak bisa keluar, bisa disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya karena fungsi ginjal yang lemah. Penyebab lainnya terlalu banyak mengonsumsi obat-obatan kimia dalam jangka waktu yang panjang. Kalau sampai keluar nanah maka pasti ada luka di dalam telinga, mungkin karena tergores alat pembersih telinga atau juga bisa karena jamur.

Untuk mengetahui di bagian mana letak permasalahannya, bisa dideteksi dengan cara menekan bagian tertentu di telinga. Kalau daun telinga sakit dipegang maka berarti masalahnya di daun telinga. Kalau ditekan di depan lubang telinga sakit maka masalahnya di saluran telinga. Adapun bila ditekan di belakang teling sakit maka permasalahannya di dalam telinga (bagian terdalam telinga yang menyerupai rumah keong).

Menurut teori akupuntur, telinga berada di bawah kekuasaan ginjal. Jadi, untuk mengobati masalah yang ada di telinga, perkuat juga organ ginjal. Telinga berdengung dapat disebabkan oleh infeksi pada telinga, saraf pendengaran atau karena badan terlalu lelah. Suara keras yang terdengar oleh orang yang menderita telinga berdengung, suara berdesis. Beberapa orang mendengar suara yang rumit yang baik turun setiap waktu.

Sekitar lebih dari 75% masalah yang berhubungan dengan telinga termasuk telinga berdengugn sebagai sebuah gejala, termasuk luka yang terjadi gendang telinga, infeksi pada telinga, saluran telingga yang tersumbat akan kotoran dan cairan yang menumpuk di dalam telinga. Kotoran dan cairan yang berada dalam genang telinga yang menyebabkan pipa eustachius kehilangan pendengaran.

Telinga berdengung juga bisa terjadi dengan gangguan yang berasal telinga bagian luar termasuk anemia, jantung dan gangguan pembuluh darah seperti hipertensi dan asterioklerosis, kelenjar tiroid jinak (hypothyroidism) dan luka bagian kepala.

Telinga berdengung adalah gejala dan bukan suatu penyakit tertentu. Sangat sering terjadi 10-15% orang yang mengalami beberapa tingkat pada telinga berdengung. Gejala yang sering muncul seiring dengan terjadinya gangguan telinga berdengung adalah di antaranya: muncul suara atau bunyi di dalam telinga. Padahal, tidak ada suara apa pun yang terdengar.

Penderita biasanya merasakan bahwa telinga terdengar berisik, seperti mendenging, mendengung, berdenyut, menderum, dan sebagainya. Pendengaran semakin berkurang dari hari ke hari hingga akhirnya menghilang sama sekali.

Posted in Telinga Berdengung | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyebab dan Cara Mengobati Telinga Berdengung

Telinga berdengung tentu ada penyebabya. Mulai dari kebiasaan membersihkan telinga yang salah sampai faktor dari luar, seperti mendengar bunyi musil yang keras lewat headset. Kalau telinga Anda tiba-tiba berdengung, cobalah atasi dengan cara menghndari bunyi-bunyian keras atau pakai penyumbat telinga, dengarkan bunyi-bunyian yang enak didengar seperti musik serta hindari mengonsumsi nikotin, kafein dan alkohol karena dapat memperburuk keadaan.

Telinga berdengung dapat dialami oleh setiap orang tanpa terkecuali, terkadang ada anggapan telinga berdengung terjadi akibat kesalahan ketika membersihkan telinga atau menggorek telinga terlalu dalam dan penyebab lain. Telinga berdengung jika terjadi dalam waktu lama tentunya akan mengganggu pendengaran. Biasanya dokter akan melakukan diagnosis yang nantinya dapat digunakan untuk melakukan pengobatan terhadap telinga yang berdengung. Pasca dilakukan diagnosis biasanya akan diketahui penyebab mengapa telinga berdengung dan segera dilakukan tindakan untuk pengobatan atau pencegahan penyakit supaya tidak lebih parah.

Penyebab telinga terasa berdengung atau telinga sulit mendengar adalah karena adanya perbedaan tekanan antara telinga bagian dalam dengan lingkungan luar. Penyebab adanya perbedaan tekanan ini adalah tersumbatnya saluran udara yang menghubungkan telinga dalam dengan lingkungan luar (hidung). Sumbatan saluran ini kebanyakan disebabkan oleh naiknya ingus/ lendir yang berasal dari hidung dari seseorang yang menderita batuk pilek beberapa hari sebelumnya. Keluhan yang dirasakan penderita adalah telinga terasa penuh, telinga berdengung, pendengaran menurun, telinga bindeng.

Apabila gangguan ini dibiarkan maka lama kelamaan perbedaan tekanan ini akan mengakibatkan gendang telinga mengembung. Selain itu, sumbatan saluran ini akan memudahkan pertumbuhan kuman hingga timbul infeksi di dalam telinga. Akhirnya, karena tidak diobati dengan pengobatan yang adekuat, gendang telinga akan pecah diiringi dengan keluarnya nanah yang berasal dari infeksi telinga.

telinga berdengung harus segera di obati bila sudah berlangsung lama, karena akan menyebabkan ketulian atau kerusakan pada telinga sehingga telinga sulit untuk menangkap dan menyaring suara yang masuk. Berikut ada cara mengobati telinga berdengung, yakni :

- Kadangkala, tidak ada pengobatan khusus yang dilakukan, karena tiga empat hari akan segera hilang sendiri dengan meredanya keluhan batuk pilek.

- Obat-obatan antihistamin dan dekongestan. Obat antihistamin dan dekongestan seperti CTM biasanya sudah tergabung dari obat batuk pilek yang biasa diberikan oleh dokter. Antihistamin dan dekongestan terbukti membantu membersihkan dan menghilangkan sekresi dan sumbatan di sinonasal.

- Antibiotik. Obat antibiotik diperlukan jika dicurigai ada gangguan tambahan seperti nyeri pada daerah telinga yang disertai dengan demam.

Posted in Telinga Berdengung | Tagged , , , , , | 2 Comments